Thursday, Feb 09th

Last update03:00:38 AM GMT

You are here: Berita > Komputer > Eee PC Pencetus Reaksi Berantai Notebook Kecil Terjangkau

Eee PC Pencetus Reaksi Berantai Notebook Kecil Terjangkau

E-mail Print PDF
asus eeepc

Rencana awal Asus adalah membuat notebook kecil yang penggunanya berbeda dari pengguna notebook sekarang. Menu dibuat sederhana mudah dimengerti anak kecil dan orang berumur, serta aplikasi yang cukup lengkap untuk anak muda melakukan chatting, browsing, serta bermain game ringan. Ternyata produk mereka sukses besar sehingga pabrik notebook lain berlomba menyaingi. Inovasi Asus telah memulai reaksi berantai notebook kecil harga terjangkau.

Asus Menjadi Pionir

Dulu kita harus mengeluarkan biaya paling tidak US$ 1500 untuk bisa memiliki notebook kecil. Eee PC pada awalnya bisa dimiliki dengan harga Rp. 3,6 jt (Eee PC 701). Spesifikasi hardwarenya lebih rendah tapi "cukup". Kelengkapan softwarenya luar biasa. Semua aplikasi penting sudah disediakan seperti email, Sun Open Office, chat, Firefox, Skype, PDF, Google search, audio/video player, games, picture editing, games, dan banyak lagi.kita bisa memiliki Eee PC yang spesifikasinya lebih rendah tapi "cukup". Media penyimpanannya dipilih Solid State Disk (SSD) sebesar 2 atau 4 GB yang hemat listrik dan anti guncang. Resolusi layarnya adalah 800x480. Baca artikel Eee PC di Tambah.info bulan Sep 08.

Naluri Asus bahwa ada pasar terpendam untuk notebook sederhana dan murah memang benar, terutama dalam hal "murah". Orang tua tidak mudah membelikan anaknya sebuah notebook biasa, tapi karena Eee PC terjangkau, banyak orang tua yang setuju membelikan anaknya notebook. Keributan didalam rumah karena kekurangan komputer dapat teratasi dengan tambahan Eee PC. Para pekerja profesional seperti wartawan, pekerja kantoran, bloggers, ibu rumah tangga, pekerja IT, wiraswastawan, rupanya banyak yang ingin membawa notebook sekecil dan "semurah" Eee PC untuk dipakai diluar kantor atau rumah.

Nama Asus harum dengan produknya ini. Antrian terjadi dimana mana untuk membeli produk ini saat peluncuran. Anak, remaja dan orang tua memang menjadi peminat Eee PC ini, tapi minat yang lebih besar lagi datang dari pengguna komputer yang mencari komputer tambahan untuk dibawa bawa.

antrian di Indonesia
Antrian pembeli di Jakarta. Sumber : http://ramaditya.multiply.com

antrian di Singapore
Antrian pembeli di Singapore. Sumber : http://www.disitu.com

Reaksi Pesaing Asus

Apa yang dilakukan oleh pesaing Asus yang tidak ingin membiarkan Asus menikmati semua ketenaran melengkapi fenomena notebook kecil harga terjangkau ini. Pesaing memperbesar layar dari 7 inci menjadi 8.9 dan 10.1 inci otomatis dengan keyboard yang lebih besar. Mereka memasangkan hard disk kapasitas besar bukan lagi SSD yang anti goncang. Microsoft mendesak pabrik notebook untuk memasangkan Windows XP. Pergeseran ini makin mengaburkan beda antara notebook biasa dengan notebook kecil ini. Sistem operasi sudah sama. Jenis hard disk pun sama. Hanya besar layar, resolusi layar, keyboard, serta prosessor dan grafis yang tidak sekencang notebook biasa saja yang membedakan.

Pabrik notebook sekarang harus menerima kenyataan bahwa ada orang yang tadinya hendak membeli notebook layar lebih besar tapi beralih ke notebook layar 8.9 dan 10.1 inci ini karena pertimbangan mudah dibawa bawa serta harganya terjangkau. Layar kecil, resolusi kecil, dan keyboard kecil memang membatasi, tapi rupanya banyak orang bersedia untuk mencoba membiasakan diri dengan keterbatasan itu demi kemudahan memakai notebook dimana mana.

Mereka akan bereksperimen untuk menjadikan notebook kecil ini menjadi notebook utama untuk mengerjakan semua tugas tugasnya serta menggunakan monitor / keyboard / mouse eksternal dikantor atau dirumah untuk bisa bekerja lebih nyaman. Saat mereka harus beraktifitas keluar, notebook kecil itu tinggal dicopot dari kabel kabel dan dibawa pergi.

Reaksi lain dari pabrik notebook adalah mendesain prosessor Intel Atom di notebook layar 12 inci seperti Dell Inspiron Mini 12, menambahkan fitur kartu grafis dedicated seperti Asus N10, serta penampilan lebih tipis dan modis Eee PC S101.

Cerita Dibalik Layar Tentang Eee PC

Kejelian Asus melakukan inovasi Eee PC serta nilai positif yang didapat oleh para pengguna notebook membuat banyak pihak memuji Asus. Terakhir Forbes Asia memberikan Eee PC sebagai "Product of The Year 2008". Sekolah bisnis Harvard juga membuat studi kasus Eee PC ini.

CEO Asus Jerry Shen serta Chairman Asus Jonney Shih, diceritakan dalam narasi yang disusun oleh beberapa professor di Harvard Business School (case study 9-609-011), membuat keputusan fungsi, sistem operasi (Linux), dan harga (US$ 299) sebelum memacu tim R&D mendesain detail lainnya. Kesulitan yang paling tingi datang dari sistem operasi. Mereka bekerjasama dengan perusahaan Kanada Xandros untuk itu. Mereka merencanakan sistem operasi Linux karena alternatif harga Windows yang waktu itu terlalu tinggi.

Asus, yang pada tahun 2007 menjual motherboard, PC, notebook, dan smartphone senilai US$ 6.9 milyar, memang sedang mencari terobosan untuk membuat notebook murah untuk menjangkau jutaan calon pemakai yang belum menggunakan PC/notebook karena PC/notebook sekarang masih terlalu mahal atau terlalu rumit. Diceritakan didalam artikel majalah forbes, bagaimana Asus membangun kerjasama dengan Intel untuk membuat chipset yang lebih hemat listrik dan bagaimana mereka membujuk semua rekanan komponen Asus untuk bisa menurunkan harga produk mereka.

Desainer Asus diceritakan mendesain Eee PC dengan engsel yang lebih besar dan kuat serta estetika yang membuat Eee PC produk murah yang tidak murahan. Investasi dan waktu yang banyak juga dialokasikan untuk menyelesaikan tampilan dan kinerja sistem operasi Linuxnya. Asus membagikan 1000 unit Eee PC untuk menerima umpan balik dari calon pengguna. Peluncuran produk juga ditunda selama 1 bulan untuk membuat sistem operasi Eee PC matang.

Ceo Asus
CEO Asus Jonney Shih. Sumber : Asus

Chairman Asus Jonney Shih mengemukan visinya di majalah Forbes untuk menjadi perusahaan komputer No. 3 didunia pada tahun 2010 (sekarang mereka nomor 5), serta ingin menjadikan Asus masuk sebagai 10 perusahaan paling dikagumi pada tahun 2013. Dia kerap berkata:"Mulailah dengan angka, akhiri dengan orang. Mulailah dengan manajemen, akhiri dengan kepemimpinan". Selamat berjuang Asus.

Lebih lanjut :

Tambah Info Article Discussion Baca komentar tentang artikel ini. Tambah Info User Forum Kunjungi Asus User Forum
Product sponsor Promosi dari Sponsor Phone Numbers SMS and Hotline Product Hotline
Where to Buy Daftar toko toko yang menjual Thank You Kredit untuk artikel.
Share/Save/Bookmark