Publikasi Teknopreneur Indonesia, Ikatan Alumni ITB dan Tekno Ventura mengumumkan pemenang Teknopreneur Award 2009 untuk memberikan penghargaan bagi perusahaan berkembang di Indonesia dibidang teknologi.
Sebuah perusahaan bidang rancang bangun mesin, PT. Sarimas Ahmadi Pratama, terpilih menjadi Juara I Teknopreneur Award 2009 yang diselenggarakan oleh PT. Teknopreneur Indonesia , Ikatan Alumni ITB, dan Tekno Ventura. Ir. Dasep Ahmadi, sebagai pendiri perusahaan, selepas karirnya sebagai Chief Engineer di PT. Astra Daihatsu Motor tahun 1998 berjuang untuk membuat banyak tipe mesin yang dibutuhkan oleh perusahaan otomotif Indonesia. Kini produk mereka seperti mesin Parts Washing, Leak Tester Machine, Test Bench Machine, Test Bench Transmission, dan terakhir CNC Machine banyak digunakan di perusahaan otomotif Indonesia bahkan sudah diekspor ke Malaysia. Pabrik mereka yang berlokasi di Depok juga memproduksi mesin pertanian dan kendaraan khusus.
Juara Pertama |
Juara II terpilih PT. Barelang Konsultindo Mandiri, sebuah perusahaan pengembangan software untuk eBusiness dan eGovernment berpusat di pulau Batam propinsi Riau. Aplikasi eGovernment mereka seperti modul SAKD ( Sistem Akuntansi Keuangan Daerah ) membantu pengelolaan keuangan daerah secara terintegrasi.
Juara Kedua |
Juara III terpilih PT. SISFO Indonesia, perusahaan yang mengembangan antara lain aplikasi POINTREK untuk pemantauan lokasi kapal laut, konsumsi bahan bakar dari kapal, serta keamanan dari aset barang berharga selama perjalanan.
Juara Ketiga |
Juara Harapan I terpilih PT. Veneta Indonesia ( perusahaan tinta refill ) sementara PT. Zamrud Khatulistiwa Technology ( pembuat aplikasi e-BizSolution ) terpilih menjadi Juara Harapan II.
Penganugerahan pemenang dilakukan oleh Bapak M. hatta Rajasa dan Bapak Tifatul Sembiring |
Juri dari Teknopreneur Award yang tahun 2009 ini memasuki tahun kedua adalah :
- Amir Sambodo, Ikatan Alumni ITB & Teknopreneur Indonesia
- Anindya Bakrie, Wakil Ketua Kadin Indonesia
- Budi Gunadi Sadikin, Direktur Mikro dan Ritel Bank Mandiri
- Cahyana Ahmadjayadi, Balitbang SDM Depkominfo
- Dwi Larso, Sekolah Bisnis Manajemen ITB
- Ilham Habibie, The Habibie Center
- Retno Santi Ruwyastuti, Deputy News Director Metro TV
Mereka memilih pemenang berdasarkan kriteria
- Inovasi, yang dilakukan perusahaan dalam produknya atau model bisnisnya
- Pertumbuhan, saat ini dan proyeksinya di masa depan
- Sistem Manajemen, meliputi kualitas pendiri, eksekutif, sistem rekruitmen, dan sistem pengembangan SDM dalam perusahaan
- Peran terhadap Komunitas, efek yang muncul dari inovasi teknologi dan bisnis dijalankan perusahaan terhadap masyarakat.
"Antusiasme peserta tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya dan kualitas kandidat juga makin baik. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis teknologi di Indonesia punya masa depan yang lebih cerah," ujar M. Andy Zaky CEO PT. Entrepreneur Indonesia.
Anindya Bakri sebagai salah satu juri menyebutkan bahwa para teknopreneur di Indonesia harus mengarahkan pengembangan bisnis mereka pada segmen tertentu. "Segmen itu ialah dimana Indonesia telah memiliki berbagai keunggulan kompetitif," kata Anindya.
Menko Perekonomian sekaligus Ketua Ikatan Alumni ITB, M. Hatta Rajasa mendorong setiap universitas di Indonesia untuk mendirikan modal ventura seperti yang dilakukan oleh ITB. Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo ) Tifatul Sembiring pada kesempatan pidato pembukaannya mendorong para teknopreneur untuk melakukan sesuatu yang baru, beda, dan bermanfaat. Pada kesempatan itu Pak Tifatul juga menyinggung manfaat dari adopsi koneksi fiber optik di Indonesia untuk merangsang pertumbuhan industri informasi dan telekomunikasi di Indonesia.
Lebih lanjut :
![]() | Baca komentar tentang artikel ini. | ![]() | Kunjungi User Forum |
![]() | Promosi dari Sponsor | ![]() | Product Hotline |
![]() | Database Kartu Nama Tambah.info | ![]() | Foto: Tambah.Info. |
| < Prev | Next > |
|---|















