
Harga notebook di Indonesia diperkirakan akan meningkat antara US$ 25 - US$ 50 karena kenaikan harga hard disk.
Banjir di Thailand membawa pengaruh yang besar kepada harga hard disk. Pabrik hard disk Western Digital dan Toshiba di Thailand terendam banjir setinggi 2 meter atau lebih. Mereka paling tidak membutuhkan waktu selama 3 - 4 bulan untuk bisa lancar berproduksi kembali.
Tentunya mereka mempunyai pabrik di bagian lain dari Thailand yang aman dari banjir dan mereka juga mempunyai pabrik di negara lain. Masalahnya adalah cukup banyak perusahaan semikonduktor supplier untuk pabrik hard disk yang lokasinya juga di daerah terkena banjir. Begitulah runyamnya dampak banjir ini.
![]() |
|
Pabrik WDC di Bang Pa-in dekat Bangkok ( Oktober 2011 )
|
Bagi kita yang hendak membeli notebook dengan harga dibawah Rp. 8jt-an, maka bersiaplah untuk melihat harga notebook bergerak naik sekitar Rp. 300rb hingga Rp. 500rb. Untuk notebook dengan harga lebih tinggi masih ada kemungkinan harga dibuat tetap atau bahkan turun karena harga hard disk bukanlah biaya yang terlalu besar untuk notebook sekelas itu.
Tambah.info melihat tidak ada teknologi notebook baru yang penting selama 3 bulan kedepan untuk notebook dibawah Rp. 8jt. Prosessor Intel yang akan diumumkan ( kodenya Ivy Bridge ) masih agak jauh di tahun 2012 dan itupun masih akan terpasang di notebook yang harganya lebih tinggi. Demikian juga prosessor AMD masih akan datang dengan AMD Fusion Sabine
Saran Tambah.info untuk calon pembeli notebook dibawah Rp. 8jt : Perhatikan promosi akhir tahun masing masing pabrik notebook, dan beli sekarang!
Diskusikan artikel ini di thread forum user di Tambah.info.

Pilihan :
![]() | Kunjungi User Forum | ![]() | Cari Kartunama penjual |
| < Prev | Next > |
|---|












