Blue Flower

Perusahaan Analis dan Konsultan Frost & Sullivan memproyeksikan meningkatkan investasi asing di bidang perusahaan Teknologi Informasi Komunikasi sepanjang tahun 2015 seiring dengan laju pertumbuhan Indonesia sebagai pasar paling besar di Asia Tenggara.

Berikut adalah data dan analisa yang dipaparkan Associate Director Information Communication Technology Consultant Frost & Sullivan Asia Pasific Spike Choo, dan Vice President Information Communication Technology Practice Frost & Sullivan Asia Pacific Ajay Sunder :

  • Perusahaan TIK bisa masuk ke seluruh sektor produk TIK.
  • Perusahaan bisa bekerja sama dengan bentuk Public Private Partnership.
  • Indonesia adalah salah satu dari 20 negara di Dunia dengan ekonomi terbesar.
  • Produk Domestik Bruto ( PDB ) Indonesia pada 2025 diperkirakan sebesar US$ 3.1 Triliun. Dengan PDB sebesar itu maka Indonesia nantinya akan menjadi salah satu dari 10 negara dengan tingkat ekonomi terbesar di Dunia.
  • Tahun 2025 Indonesia akan memiliki 185,7 juta penduduk berusia 15 - 64 tahun.
  • Tahun 2020 Indonesia akan memiliki 1,7 Milyar perangkat terkoneksi ke internet, 470 juta pengguna perangkat telekomunikasi bergerak ( mobile communication device ), dan lebih dari 200 juta pengguna internet aktif.
  • Potensi keuntungan investor TIK akan meraup keuntungan besar.
  • Keuntungan seluruh perusahaan TIK bisa mencapai 3.86 millar dollar AS.
  • Pengembangan Industri TIK di sektor Manufaktur dan Transportasi sangat menguntungkan. Angka keuntungannya masing masing adalah 552 juta dan 425 juta dollar AS.

Sumber : Kompas, 4 Februari 2015.