Elevo membawa layar resolusi 1366 x 768 ke mini notebook. Jika sudah menikmati layar yang lebih lebar ini, susah kembali ke resolusi 1024 x 600 seperti umumnya mini notebook. Aduh bagaimana ini?
Ekspektasi Dan Kesan Pertama
Ketika mendengar bahwa Elevo akan meluncurkan Elevo Butterfly ( berita ) yang kelihatannya pertama di Indonesia dengan layar 11.1 inci dan resolusi 1366 x 768, ekspektasi kami menjadi cukup tinggi. Akankah model terbaru ini menjadi trend berikutnya dari mini notebook. Kami bertanya apakah kemajuan di teknologi layar dan bentuk dari Butterfly ini cukup untuk calon pembeli memilih model ini dibanding model mini notebook lainnya?
Kami sehari hari menggunakan dua buah mini notebook dengan layar 8.9 inci dan resolusi 1024 x 600. Sejauh ini kami baik baik saja menggunakan layar resolusi ini walaupun mail yahoo selalu protes tentang resolusi yang rendah jika kami mengakses webmailnya dan beberapa aplikasi memperingatkan kita bahwa 1024 x 600 bukanlah resolusi terbaik untuk menjalankan aplikasi mereka. Masalahnya muncul bila kami diberikan pilihan layar dibawah:
![]() | ![]() |
1366 x 768 di Elevo Butterfly | 1024 x 600 mini notebook lainnya |
maka tanpa harus berpikir panjang kami akan pilih layar Elevo. Bukankah untuk website lebar 1024 pixel sudah cukup? Memang, tapi kami ingin membuka aplikasi lain dan membaca jenis dokumen lainnya saat kami dijalan dengan mini notebook kami. Resolusi yang lebih lebar bisa membantu kami membaca dokumen dengan lebih nyaman. Kedepannya penguji merasa pasti bila perbedaan harga antara mini notebook resolusi 1366 x 768 tidak terlalu mahal, banyak orang akan memilih layar lebih lebar ini.
Mari kita lihat foto foto Elevo Butterfly.
![]() | ![]() |
Ini model warna hitam | Dilihat dari samping |
![]() | ![]() |
lumayan tipis | Bukan chicklet tapi "Chocolate" keyboard |
![]() | ![]() |
desain engsel cukup rapih | Touchpad terbilang luas |
Secara keseluruhan Butterfly ini enak dilihat. Palm rest dan cover yang mengkilap apa boleh buat yang lain juga kebanyakan seperti itu. Lekuk lekuk notebook memberikan kesan tipis, rapih dan sportif.
Sebenarnya penguji lebih menaksir Elevo Butterfly warna merah untuk diuji. Entah kenapa warna terang itu lebih kena dihati. Warna hitam tentunya warna yang lebih umum dan lebih bisa diterima oleh kebanyakan orang. Pada saat pengujian berlangsung, model Guava Red nya Butterfly belum tersedia. Namun selang 2 minggu model ini sudah muncul. Mari kita lihat juga Elevo warna "Jambu Merah".
![]() | ![]() |
warna Guava yang "sehat" | palm rest warna yang sama |
Keyboard Chocolate Masih Bisa Lebih Lebar
Elevo ( kartunama ) menamakan keyboard mereka keyboard chocolate. Pertama kali mengetik diatas Elevo Butterfly kesan pertama adalah bahwa masih ada ruangan disebelah kiri dan kanan keyboard untuk memperbesar keseluruhan keyboard. Bagi penguji yang termasuk anggota PPJS ( Persatuan Pengetik Jempol Semua ), kita akan senang jika keyboard kita sedekat mungkin dengan keyboard full size. Keyboard Butterfly ini meskipun cukup nyaman dipakai tapi koq tidak lebih besar dibanding keyboard Elevo Cocoon Mantis ( review ) layar 10 inci.
Satu lagi laporan langsung dari jari penguji adalah tombol "Backspace" yang lebih kecil dari biasanya. Bila biasanya tombol "Backspace" lebarnya 1.5 x keyboard lain, maka yang ini beberapa mm lebih kecil tapi langsung bisa terasa oleh jari kami yang sensitif. Untung tombol "Shift" kanan lebaar. Tombol tanda panah juga bolehlah dengan letak yang lega terpisah dibagian pojok bawah.
Kelengkapan Port
Jaman sekarang motherboard notebook ( tempat prosessor, memory, chipset, dan konektor dirangkai ) sudah bisa dibuat makin kecil. Dalam sebuah mini notebook hanya seperempat dari notebook adalah motherboard. Bagian lain adalah untuk hard disk, dan baterai. Jadi jika ingin desain sederhana maka semua port ( USB, card reader, LAN, audio, dan Video ) mini port akan hanya ada disatu sisi saja. Mini notebook lain akan mengandalkan rangkaian tambahkan agar bisa meletakan sebagian port disisi yang berseberangan. Peletakan sederhana cara pertama yang dipilih oleh Elevo dimana semua koneksi ada pojok kiri atas. Kita lihat gambarnya.
![]() | ![]() |
bagian belakang: video, LAN, USB, Card Reader, DC-in | 2 x USB dan audio |
Ada yang salah tidak dengan cara seperti ini? Menurut kami koneksi USB mouse yang sedikit terganggu karena kami terbiasa menghubungkan mouse ke port USB disebelah kanan notebook. Meskipun demikian kami tidak akan sampai batal membeli hanya karena semua port USB berkumpul disebelah kiri.
Jumlah port USB yang 3 buah juga sama banyak dengan mini notebook lainnya. Malah ada bonus. Jika mini notebook lain letak portnya USBnya berdekatan, maka pada dua USB port disebelah kiri letaknya berjauhan. Dijamin peralatan USB yang besar seperti modem 3.5G atau infrared bisa diletakan berdampingan dengan USB flash disk. Mini notebook lain biasanya letak USBnya tidak selega ini dan harus memasangkan kedua alat itu secara bergilir.
Unit dilengkapi dengan webcam 1.3 MP. Kualitas gambar dalam pengamatan normal. Elevo memanfaatkan dukungan standard Windows XP ( tidak ada software tambahan ) untuk menjalankan webcam ini. Webcam diaktifkan dan dinonaktifkan dengan menekan tombol Fn + F10.
![]() |
webcam 1.3 MP |
Koneksi Networking
Elevo Butterfly menggunakan LAN 10/100/1000 Gigabit dari Realtek RTL816D ( kelengkapan diatas rata rata ), Audio Realtek ALC269 HD Audio, serta Wi-Fi 802.11b/g Atheros AR5007EG. Tidak ada onboard Bluetooth. Elevo memberikan mini USB bluetooth adapter dalam paket penjualannya.
Ekspansi
![]() |
semua ekspansi mudah dilakukan |
Hard disk yang digunakan adalah merk Toshiba berbasis SATA berkapasitas 160GB. Ada slot kosong untuk ekspansi 3G modem. Memory slot yang tersedia hanya ada satu dan saat ini terpasang keping memory 1 GB. Model Butterfly warna Guava Red kelihatanya datang sudah dengan 1 keping memory 2 GB ( kapasitas maksimum dari mini notebook ini ). Dibagian paling kanan ada slot PCI-e Wireless card yang juga bisa diakses untuk keperluan service.
Baterai
Model ini menggunakan baterai Lithium Polymer dan dipasangkan memanjang dibawah palm rest. Test ketahanan baterai bervoltase 7.4V berarus 5.3Ah sehingga bila dikalikan menghasilkan angka 39.2 Wh menghasilkan kemampuan 4 jam menyala terus menerus. Hasil yang cukup bagus.
Cara kami mendapatkan angka 4 jam untuk pemakaian terus menerus adalah:
- Menyalakan Wi-Fi terus menerus sambil melakukan download file yang besar.
- Mengatur Power Properties di Windows XP agar semuanya dalam kondisi "Never". Layar dan Hard disk tidak pernah mati.
- Memutar berulang ulang sebuah film bentuk wmv 28 MB terus menerus dengan tingkat suara yang rendah.
- Layar diatur setengah dari maksimum.
Cara pemakaian ini adalah pemakaian notebook yang paling berat dimana CPU terus menerus dipakai untuk menampilkan film dan juga mendownload file. Layar juga menyala terus seperti kita sedang melakukan presentasi. Pemakaian yang lebih ringan dan tidak terus menerus akan memberikan waktu nyala baterai yang lebih panjang.
![]() |
Kapasitas 39.2 Wh |
Performance
Hard disk Toshiba MK1655GSX kapasitas 160GB memberikan kecepatan transfer rata rata 47 MB/detik dan waktu akses 17.4 detik sebuah kecepatan yang hampir sama dengan kecepatan hard disk WDC yang digunakan di Elevo Mantis dan kalah cepat dengan hard disk Seagate yang dipakai oleh Asus EeePC 1000HE dengan rata rata kecepatan 69 MB/detik. Hard disk ini masih lebih cepat dari hard disk Seagate 80GB yang terpasang di notebook Tambah.info dengan kecepatan transfer rata rata hanya 33.6 MB/detik.
![]() |
hard disk kecepatan menengah |
Kami juga mempunyai kesempatan untuk melakukan instalasi Windows Vista diatas Elevo Butterfly sehingga kami bisa mendapatkan skor PCMarks dan Windows Experience Index ( WEI ).
![]() | ![]() |
Hasil PCMarks: 1168 | Hasil WEI: 2.7 |
Elevo Butterfly atau mini notebook basis Intel Atom pada umumnya menghasilkan angka sebesar 1168. Acer Aspire Timeline 3810T ( review ) dengan prosessor Intel Core 2 Solo SU3500 dan integrated graphics X4500MHD mempunyai nilai 1516. Angka dari notebook dengan prosessor Intel Pentium Dual Core and Intel Core 2 Duo akan lebih tinggi lagi.
Memang Intel Atom ini dibatasi oleh kemampuan grafisnya. Lihat saja nilai WEI yang hanya 2.7 dengan bottleneck di sistem grafis. Resep nya pabrik dan Intel memang begitu. Anda ingin cepat tapi besar - pilih sistem Intel Core 2 Duo atau Intel Pentium Dual Core. Anda ingin tipis ringan dan hemat baterai - pilih Intel Consumer Ultra Low Voltage. Anda ingin kecil ringan murah hemat baterai tapi kecepatan secukupnya - pilih Intel Atom.
Suhu Notebook
Tidak ada yang bisa dilaporkan disini. Operasi notebook dalam waktu yang cukup yang lama tidak menghasilkan panas yang mengganggu.
Layar
Layar 11.1 inci Elevo Butterfly mempunyai tingkat keterangan yang normal. Tidak ada yang bisa dilaporkan disini. Dengan penghematan bobot dari penggunaan baterai Lithium Polymer, maka layar yang lebih besar ini tidak membawa dampak terlalu banyak ke bobot notebook. Berat notebook dengan baterai ada di 1.2 kg.
Suara
Suaranya Elevo Butterfly ini lumayan keras dengan grill speaker yang besar dikiri dan dikanan notebook. Jadi jika notebook ditaruh di paha suara speaker tetap nyata karena jalur suaranya tidak tertutup.
Spesifikasi
| Layar | 11.1 inci resolusi 1366 x 768 |
|---|---|
| Dimensi | 280 x 194 x 28 mm |
| Berat | 1.2 kg ( dengan battery ) |
| OS | Windows XP Home |
| HDD | 160 GB |
| Memory / Max. | 1 GB / 2 GB |
| Processor | Intel Atom N270 |
| Chipset | Intel 945GSE |
| Wireless | 802.11 b/g |
| Optical | Tidak ada |
| Bluetooth | USB Bluetooth eksternal termasuk |
| Webcam | 1.3 MP |
| USB | 3 slot |
| Baterai | Lithium Polymer - 39.2 Wh 4 jam pemakaian terus menerus |
| Card Reader | SD / SDHC |
| Warranty | 3 ( tiga ) tahun spare parts dan service. |
| Warna | Hitam dan Merah |
| Harga | A11116 (Hitam) - Rp. 4.688,000 A11216 (Merah) - Rp. 4.888,000 ( Butterfly Merah memory sudah 2 GB ) |
| Link | Spec Lengkap |
| Link | Cari Penjual |
Garansi 3 Tahun
Selain desain notebook, maka garansi yang panjang selama 3 tahun ( kecuali baterai dan adaptor 1 tahun ) menjadi daya tarik yang kuat untuk calon pembeli ke produk notebook Elevo. Tambah.info diinformasikan bahwa mereka tahun ini sedang giat membangun Elevo Quick Response Unit tambahan. Lokasi QRU yang sudah ada bisa dilihat di kartunama mereka.
Kelebihan Elevo Butterfly
- Layar 11.1 inci resolusi tinggi 1366 x 768. Pandangan lebih lebar.
- Daya tahan baterai 4 jam dengan bobot hanya 1.2 kg karena penggunaan baterai Lithium Polymer.
- Desain menarik. Warna Guava Rednya bagus.
- Trackpad luas.
- Garansi 3 tahunnya menenangkan.
Kekurangan Elevo Butterfly
- Tombol "Backspace" kecil. Keyboard tidak lebih lebar dari model 10 inci.
Kesimpulan
Kehadiran Elevo Butterfly akan membuat kita makin "bingung". Tadinya kita pilih notebook layar lebih besar karena resolusinya "normal". Sekarang mini notebook Elevo Butterfly mempunyai resolusi "normal" juga. Baterainya kuat, garansinya panjang, dan harga bersaing. Bagaimana kita tidak "bingung"?
Lebih lanjut :
![]() | Baca komentar tentang artikel ini. | ![]() | Kunjungi Elevo User Forum |
![]() | Promosi dari Sponsor | ![]() | Product Hotline |
![]() | Database Kartu Nama Tambah.info | ![]() | Foto: Tambah.info dan Elevo Technologies Indonesia |
| < Prev | Next > |
|---|






















































