Rabu , Juli 24 2024
Demikian tips agar produk UMKM dapat dipasarkan dengan baik di media sosial

Demikian tips agar produk UMKM dapat dipasarkan dengan baik di media sosial

JAKARTA (ANTARA) – Dian Ikha Pramayanti, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Muhajirin Purwakarta, berbagi tips membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memasarkan produknya dengan baik di media sosial.

“Langkah-langkah yang perlu dilakukan agar produk UMKM dapat dipasarkan dengan baik melalui media sosial adalah pertama memilih platform yang digunakan, memahami target audiens, membuat profil bisnis yang menarik, menghasilkan konten yang menarik dan relevan, dll. Melakukan Analisis atau job review,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Minggu.

Hal itu disampaikannya dalam workshop literasi digital dengan topik “Menghasilkan Uang di Era Digital: Mengatasi Hambatan Berjualan Online” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Silvercreation (GNLD) di Jawa Barat menjadi .

Dian menjelaskan, ada empat platform media sosial yang bisa digunakan dengan cara berbeda untuk mempromosikan produk UMKM.

Dia mencontohkan: TikTok efektif untuk membangun personal image, sedangkan WhatsApp berguna untuk presentasi produk, promosi, dan interaksi konsumen.

Facebook dan Instagram kini juga dapat digunakan untuk personal branding, akuisisi pembeli, dan presentasi produk.

Dikatakannya, UMKM saat ini berkembang pesat. Di seluruh Indonesia, jumlah UMKM mencapai 8,71 juta unit pada tahun 2022. UMKM ini sudah mulai menggunakan metode pemasaran online untuk menarik lebih banyak pelanggan, termasuk penjualan melalui media sosial.

Ia melanjutkan, menjual produk UMKM melalui media sosial memiliki beberapa manfaat, seperti dapat meningkatkan penjualan produk, memudahkan mendapatkan masukan atau feedback dari pelanggan atas produk yang dijual, serta memperluas sasaran pemasaran.

“Media sosial membuat target produk lebih jelas atau lebih mudah ditemukan berdasarkan respon pelanggan atau konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, praktisi komunikasi Andi Widya mengungkapkan ada beberapa fitur menarik dari berbagai platform media sosial yang dapat membantu mengoptimalkan penjualan produk.

Fitur tersebut antara lain obrolan langsung yang dapat membantu calon pembeli untuk melihat langsung produk yang diminatinya, Botchat Ini memungkinkan informasi dan fitur dikirim ke pelanggan lebih cepat feed yang dapat disoroti oleh visualisasi produk dan alat promosi produk.

“Ada juga fitur kupon ikuti toko. Fitur ini dapat meningkatkan jumlah followers, sehingga semakin banyak pelanggan yang menjadi target pemasaran. Lalu ada fitur afiliasi “Program, yaitu program yang memungkinkan Anda memperoleh komisi dengan mempromosikan produk perusahaan,” ujarnya.

Andi mengatakan, saat mempromosikan produk melalui platform media sosial, penjual harus bisa mendeskripsikan produk secara detail.

Pastikan untuk menyertakan foto produk yang baik. Selain itu, menjaga kualitas produk yang dijual sangat penting agar pelanggan tidak mengalami masalah kualitas. Produk juga dapat dijual sebagai bagian dari program promosi atau kampanye diskon.

Workshop literasi digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Semakin Berkemampuan Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama GNLD Sibercreation.

Baca juga: Kemenperin Sebut Literasi Digital Kunci Sukses IKM Cari Peluang

Baca Juga: Literasi Digital Terus Diaktifkan untuk Cegah Meningkatnya Korban Judi Online

Reporter: Fathur Rochman
Penerbit: Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2023

Check Also

Laptop ASUS Vivobook Go 14 E1404F, Laptop Dana Pelajar

Laptop ASUS Vivobook Go 14 E1404F, Laptop Dana Pelajar

Di zaman sekarang laptop juga sudah sangat dibutuhkan oleh para siswa untuk mendukung kegiatan belajar. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *