Sabtu , September 23 2023
Untitled 1

dr. Richard Lee raih omzet Rp 8 miliar dalam 2,5 jam di Shopee Live

Jakarta (ANTARA) – Ahli kecantikan, youtuber sekaligus selebgram dr. Richard Lee, baru-baru ini berhasil memecahkan rekor setelah pindah lapak streaming ke Shopee Live dalam rangka memeriahkan kampanye 8.8 Grand Beauty & Fashion Festival.

Tampil perdana di Shopee Live, pria berusia 37 tahun itu berhasil menembus omzet penjualan mencapai Rp 8 miliar hanya dalam waktu 2,5 jam.

Pencapaian dr. Richard Lee ini bahkan mengalahkan rekor Sultan Andara yang sebelumnya meraih omzet mencapai Rp 7 milyar.

“2.5 Jam dapet 8 MILYAR RUPIAH! Luar biasa banget Live Shopee ya membludak banget! Kalian luar biasa dibanding platform lain ini Shopee luar biasa banget livenya! Target cuman 2 Milyar, dalam waktu 2.5 Jam dapet 8 MILYAR RUPIAH!!! Pecah banget, paling murah cuman di Live Shopee luar biasa banget!” kata dr. Richard Lee dalam unggahan Instagram story pribadinya @dr.richard_lee pada Selasa (1/8).

Besarnya omzet penjualan dr. Richard Lee tentu tak lepas dari fitur unggul yang disajikan Shopee Live.

Baca juga: Tips berbelanja barang preloved mewah melalui daring ala Tinkerlust

Mengutip dari riset Populix berjudul “Understanding Live Streaming Shopping Ecosystem in Indonesia”, sebanyak 69 persen responden memilih Shopee Live sebagai fitur live streaming yang paling sering digunakan, melampaui pesaingnya TikTok Live di angka 25 persen.

Berhasil menuai banyak prestasi cemerlang, tak heran jika pria kelahiran 1985 itu menjadi inspirasi banyak orang.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa dr. Richard Lee harus melewati masa-masa sulit yang penuh tantangan sebelum mencapai puncak keberhasilan.

Tangkapan layar akun Instagram dr. Richard Lee. (ANTARA/Instagram/@dr.richard_lee)

Diketahui, dr. Richard Lee lahir di Medan pada 11 Oktober 1985. Ia berasal dari latar belakang keluarga yang kurang mampu. Selama bersekolah, kedua orang tuanya kerap meminta Pastor Paroki agar biaya sekolahnya diringankan.

Meskipun bukan termasuk siswa yang pandai, dr. Richard Lee sukses menyelesaikan pendidikannya dengan nilai memuaskan di SMA Xaverius 1 Palembang. Lalu, ia menempuh jenjang yang lebih tinggi di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya.

Dr. Richard Lee melanjutkan kuliah S2 di Universitas Respati Indonesia. Setelah lulus, ia pun mulai merintis bisnis klinik kecantikan Athena yang kini cabangnya telah tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

Di sela-sela bisnisnya, ia sempat mengenyam ilmu di Atlantic International University di Amerika Serikat untuk mendapatkan gelar PhD.

Tak hanya berjaya di bisnis kecantikan, dr. Richard Lee juga sukses menjadi Youtuber terkenal. Kanal Youtube pribadinya dr.Richard Lee, MARS telah diikuti oleh lebih dari 4,18 juta subscribers.

Tema yang diangkat dalam kanal Youtube-nya juga beragam, mulai dari tips kecantikan dan perawatan diri, review produk, hingga podcast dengan sejumlah sosok tersohor. Salah satu unggahan video dr. Richard Lee bahkan telah ditayangkan lebih dari 7,6 juta kali.

Terpacu untuk semakin sukses, dr. Richard Lee juga memutuskan bergabung di Shopee Live dan hadir sebagai “Star of the Day” menemani para pelanggan setia. Ternyata bukan tanpa alasan, ia tergiur dengan omset besar yang diperoleh oleh teman selebriti lain sebelumnya di Shopee Live.

Mengutip dari riset Populix berjudul “Understanding Live Streaming Shopping Ecosystem in Indonesia”, berdasarkan pangsa pasar nilai transaksi (share of revenue), Shopee menduduki peringkat pertama dalam mencatatkan pasar nilai transaksi terbesar, yaitu 54 persen berada jauh di atas TikTok Live (31 persen).

Menariknya, para pengguna juga akan disuguhkan promo menggiurkan belanja di Shopee Live Semua Diskon 50 persen.

Tidak hanya dr. Richard Lee, sejumlah artis beken lainnya seperti Ruben Onsu, Keanu, Raffi Ahmad, Nikita Mirzani, dan Sarwendah juga akan meramaikan live streaming di Shopee.

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Check Also

IMG 20230921 214635

UMKM didorong untuk menghasilkan produk-produk lokal yang bernilai guna bersaing dengan produk luar negeri

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak para pelaku UMKM di era transformasi digital …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *