Sabtu , Juli 13 2024
IMG 20230825 135601

Kementerian Komunikasi dan Informatika berkomitmen memperkuat infrastruktur digital di desa-desa

JAKARTA (ANTARA) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkomitmen memperkuat infrastruktur digital di desa untuk mencapai transformasi digital yang berkeadilan di Indonesia.

“Untuk mewujudkan Indonesia maju harus dimulai dari desa terlebih dahulu. Oleh karena itu, infrastruktur digital juga berperan dalam mendukung kemajuan suatu desa,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Komitmen tersebut disampaikannya pada Kamis (24/8) saat melakukan kunjungan kerja ke masyarakat dan tokoh desa di seluruh Provinsi Riau.

Budi mengatakan, pemerintah memiliki empat tujuan utama dalam pembangunan infrastruktur untuk mendukung transformasi digital, yaitu mendukung kesehatan, pendidikan, keamanan, dan layanan pemerintah hingga tingkat desa.

Itu sebabnya pemerintah menerapkan program prioritas membangun infrastruktur digital agar digitalisasi bisa berjalan baik di desa-desa.

Kendati demikian, Budi mengatakan pengembangan infrastruktur digital juga membawa tantangan dalam praktiknya.

Untuk mencari solusinya, kata Budi, diperlukan diskusi dengan pemangku kepentingan di tingkat lokal, mulai dari tetua adat hingga pemimpin tingkat desa.

“Kami akan segera menyelidiki keluhan yang ada ini. Infrastruktur digital memegang peranan penting,” kata Budi usai mendengarkan masukan dari perangkat Desa Kesumbo Ampai.

Pada pertemuan di Provinsi Riau, Budi mengatakan pemerintah kota telah mengidentifikasi tantangan terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Ia pun berjanji akan mengatasi permasalahan tersebut agar hambatan dalam pembangunan infrastruktur digital dapat segera diatasi.

Lebih lanjut, Budi mengatakan melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo, pihaknya telah menyiapkan beberapa solusi pemerataan infrastruktur digital, khususnya di wilayah perbatasan, wilayah terluar, dan daerah tertinggal (3T).

“Sebuah kesenjangan, bukan sebuah ketidakhadiran. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk turun tangan, melakukan intervensi dan berpartisipasi dalam proses percepatan pembangunan, terutama di wilayah pedesaan yang dinilai kurang menguntungkan bagi sektor swasta. Makanya pemerintah hadir,” tutupnya.

Baca Juga: Menkominfo Ungkap Kehandalan Palapa Ring Dalam Melayani Desa-Desa Riau

Baca juga: Menkominfo menilai perlunya kerja sama pemerataan akses digital

Wartawan: Livia Kristianti
Penerbit : Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © ANTARA 2023

Check Also

pasted image 0 1

Laptop ASUS Vivobook Go 14 E1404F, Laptop Dana Pelajar

Di zaman sekarang laptop juga sudah sangat dibutuhkan oleh para siswa untuk mendukung kegiatan belajar. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *