IMG 20230323 203613 963

Schneider Electric menekankan pentingnya rantai pasokan yang berkelanjutan

Jakarta (ANTARA) – Schneider Electric menekankan pentingnya menata kembali rantai pasok hulu-hilir pada perusahaan atau industri untuk mewujudkan aspek keberlanjutan di tengah laju pertumbuhan ekonomi yang pesat. Tren besar dunia yang telah membawa banyak perubahan pada sektor korporasi.

“Di mana pun sebuah perusahaan atau industri memulai inisiatif keberlanjutan, itu adalah langkah baik yang perlu segera diterapkan karena keberlanjutan memiliki banyak platform untuk mencapai tujuan yang sama,” kata Devina S. Raditya Jap, Direktur – Lingkungan & Keberlanjutan, Rantai Pasokan Global (GSC) Internasional, Schneider Electric dalam siaran resminya, Senin.

“Keberlanjutan memberikan banyak peluang emas bagi perkembangan setiap perusahaan dan organisasi bisnis,” ujarnya.

Tren besar adalah tren besar jangka panjang yang memiliki dampak signifikan terhadap masyarakat dan perekonomian. Konsep ini diusulkan untuk mendukung pengembangan industri yang efektif dan memiliki nilai keberlanjutan yang tinggi dalam rantai pasok nasional dan global.

Schneider Electric meyakini kalangan industri di Indonesia dapat segera menyusun strategi dan rencana implementasi untuk mencapai manfaat berkelanjutan.

Harus ada unsur sosial, lingkungan, dan ekonomi dalam strategi ini, atau biasa disebut garis bawah tiga kali lipat, Sehingga kegiatan usaha yang dilakukan dapat meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat lokal maupun global, khususnya dengan mengurangi jejak karbon dan inefisiensi.

Tren besar Selain itu, industri perlu melakukan perubahan pada rantai bisnis agar lebih terintegrasi, sederhana, dan mudah beradaptasi terhadap keberlanjutan. Oleh karena itu, Schneider Electric mendorong upaya dekarbonisasi di sepanjang rantai pasokan dari hulu hingga hilir.

Dekarbonisasi rantai pasokan hulu terjadi dengan mendorong pemasok untuk menggunakan bahan dan kemasan yang ramah lingkungan, termasuk bahan yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali.

Hingga 80 persen produk yang diproduksi oleh Schneider memiliki profil ramah lingkungan, memastikan keamanan dan transparansi ketika menghitung siklus hidup produk serta jejak karbon, konsumsi bahan mentah, dan nilai polutan.

Sementara itu, dekarbonisasi hilir terjadi melalui pengurangan emisi dari produk dan layanan yang dihasilkan Schneider Electric untuk konsumen di seluruh dunia, yakni menghindari 800 juta ton CO2 selama 2018-2025, atau setara dengan 100 juta ton CO2 yang dihemat per tahun.

Dekarbonisasi dari hulu ke hilir yang juga dilakukan Schneider Electric dilakukan dengan menerapkan bisnis sirkular melalui modernisasi peralatan kelistrikan (Perkuatan) Dan Instruksi akhir kehidupanyaitu dengan mengatur akhir masa pakai berbagai komponen produksi yang masih dapat dimodifikasi dan digunakan.

Salah satu kelebihannya Perkuatan mampu menekan biaya energi sebesar 773.904 MJ, emisi sebesar 40 ton CO2 dan konsumsi air sebesar 389 m3.

Schneider Electric juga mewujudkan transformasi digital, yang ditawarkan dalam empat pilar utama: elektrifikasi, penargetan operasi perusahaan/industri, dan pengurangan emisi. (untuk mengurangi) yang menargetkan dan menggantikan konsumsi energi (pengganti) untuk sumber energi dan komitmen (sibuk) menargetkan rantai pasokan.

Keempat pilar ini dapat diimplementasikan berkat solusi arsitektur jaringan “EcoStruxure” dari Schneider Electric Awan yang dapat dipantau dan dikendalikan kendali jarak jauhdan terbuka untuk semua organisasi yang berupaya melakukan dekarbonisasi.

“Kami menyadari bahwa rantai pasokan yang berkelanjutan merupakan elemen penting yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Sebagai perusahaan yang berdampak, kami selalu berusaha membangun kemitraan yang kuat dengan pemasok kami dan melibatkan seluruh jaringan pasokan dalam praktik yang bertanggung jawab secara sosial, lingkungan, dan ekonomi,” tutup Roberto Rossi, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste.

Reporter: Alviansyah Pasaribu
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © ANTARA 2023

Check Also

pasted image 0 1

Laptop ASUS Vivobook Go 14 E1404F, Laptop Dana Pelajar

Di zaman sekarang laptop juga sudah sangat dibutuhkan oleh para siswa untuk mendukung kegiatan belajar. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *