Kami berharap dapat terus memperluas investasi usaha kecil
Mumbai (ANTARA) – Aplikasi perpesanan bisnis WhatsApp Business memperkenalkan fitur baru bernama “Flows” yang memudahkan pengguna, baik pelaku bisnis maupun konsumen, dalam melakukan transaksi dalam obrolan (Mengobrol).
Peluncuran tersebut ditandai dengan sambutan penting dari pendiri dan CEO Meta Mark Zuckerberg pada acara Global Conversations pada hari Rabu di Mumbai, India.
“Saya sangat bersemangat untuk mengumumkan beberapa fitur baru yang menurut saya akan membuat perbedaan besar bagi bisnis dan akan sangat berguna bagi banyak orang yang kami sebutkan.” mengalir WhatsApp,” kata Mark dalam konferensi virtual di Jio World Convention Center di Mumbai, India.
Dalam sambutannya, Mark mengungkapkan bahwa fitur Flows secara otomatis dapat menyesuaikan obrolan dengan kebutuhan pengguna bisnis dan konsumen. Misalnya, perusahaan perbankan dapat menawarkan pelanggannya kesempatan untuk membuat janji untuk membuat rekening baru.
Contoh lain, dia mengatakan maskapai penerbangan bisa memberikan dukungan kepada penumpang dalam hal ini mendaftar Pesan penerbangan atau pesan kursi.
Dengan “Flows” transaksi ini dapat dilakukan tanpa harus keluar dari chat Mengobrol. Dengan begitu, pengguna tidak perlu mengunduh banyak aplikasi.
Dalam kesempatan yang sama, Meta Nikila Srinivasan, Vice President Product Management for Business Messaging, mengatakan fitur-fitur baru WhatsApp Business dapat memungkinkan usaha kecil untuk berkembang dan menjangkau lebih banyak calon konsumen.
“Kami berharap dapat terus memperluas investasi usaha kecil dan memikirkan bagaimana kami dapat mengembangkan bisnis mereka dengan menghubungkan mereka dengan pelanggan secara efisien,” kata Nikila.
WhatsApp Business sendiri digunakan oleh lebih dari 200 juta pengguna di seluruh dunia, meningkat signifikan dari 50 juta pengguna pada pertengahan tahun 2020.
Selama tiga tahun terakhir, WhatsApp juga telah bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Perdagangan untuk melatih lebih dari 30.000 UKM di Indonesia mengenai pemasaran digital.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari target pemerintah untuk mendigitalkan 30 juta UMKM pada tahun 2024.
Baca Juga: WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan fitur lintas platform
Baca juga: Lelucon! Pencurian konten akun melalui tombol “Blokir” di WhatsApp
Reporter: Mentari Dwi Gayati
Penerbit : Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2023